Bayar Tidak Sesuai Kesepakatan, Tenaga Bongkar Muat di Pelabuhan Kapal LCT PT. Inti Intim Samudra Angkat Bicara

Bayar Tidak Sesuai Kesepakatan, Tenaga Bongkar Muat di Pelabuhan Kapal LCT PT. Inti Intim Samudra Angkat Bicara



Sorong (KASTV) - Alfred salah satu tenaga bongkar muat di pelabuhan kapal LCT yang di kelolah oleh PT. Inti Intim Samudra angkat bicara, hal ini di sebabkan pembayaran upah kerja tidak sesuai kesepakatan bersama.


Alfred menyampaikan sesuai kesepakatan saat rapat yang di hadiri buruh, mandor, pengawas dan bos perusahaan, jika menggunakan tenaga manual akan dibayarkan sebesar Rp 40.000/ton sedangkan jika menggunakan alat perusahaan akan di bayarkan sebesar Rp 15.000/ton.


"Kita sudah bersepakat dan yang terjadi dilapangan tidak sesuai kesepakatan saat rapat bersama," ucap Alfred


Alfred kembali menyampaikan bahwa barang yang ada sebanyak 250 ton dan diangkut oleh forklip alat perusahaan, jadi untuk pembayaran sesuai kesepakatan 250 ton X 15.000 = 3.750.000, akan tetapi pihak perusahaan hanya membayar kami sebesar Rp 1.000.000


"Saya berharap ini menjadi sorotan Pemprov. Papua Barat Daya akan hak buruh yang selalu di ambil oleh oknum-oknum tidal bertanggung jawab," pintanya 


Mirisnya lagi, Lanjut Alfred hal ini bukan pertama kali terjadi, selalu terulang dan terulang hak hak kami buruh di campakan


"Kami juga sudah kekantor perusahaan, hanya saja kami selalu di tolak, kami masyarakat kecil tidak bisa berbuat banyak dan berharap pemprov. Papua Barat Daya untuk segera memanggil pihak perusahaan dan kami buruh untuk dipertemukan agar hak hak kami bisa kembali kami daparkan," jelasnya 


"Jika pihak perusahaan terus berkeras dan tidak membayarkan hak hak kami, saya berharap kepada Gubernur dan Walikota terpilih untuk mencabut izin perusahaan beroperasi di wilayah Papua Barat Daya," tutupnya Sabtu, (2/3/2025).

Penulis: Andriano Fakdawer 







Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال