JAKARTA - Dugaan
mengenai keaslian ijazah S1 Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menjadi
perbincangan di media sosial. Seorang teman dekat putri mantan Dekan Fakultas
Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) diklaim menguatkan dugaan bahwa ijazah
tersebut palsu.
Pegiat media
sosial, dr. Tifauzia Tyassumah atau yang dikenal sebagai Dokter Tifa,
membagikan unggahan dari Rismon Hasiholan Sianipar, seorang mantan dosen
Universitas Mataram.
Dalam
unggahannya di akun X pada Sabtu, 29 Maret 2025, Dokter Tifa mendukung bukti
yang diajukan Rismon terkait perbedaan dalam dokumen ijazah yang beredar.
Menurut
Dokter Tifa, potongan foto dua ijazah lulusan Fakultas Kehutanan UGM yang
diposting Rismon menunjukkan adanya ketidaksesuaian. Ia menyoroti perbedaan
ejaan nama orang yang menandatangani ijazah, yang menurutnya menjadi indikasi
bahwa ijazah yang dikaitkan dengan Jokowi tidak asli.
“Ir. Aida
Greenbury, lulusan Fakultas Kehutanan UGM, adalah putri dari Prof. Dr. Ir.
Achmad Sumitro. Nama tersebut tertulis dalam ijazah Aida yang dianggap asli.
Sementara itu, dalam potongan foto ijazah lain yang diduga palsu, nama yang
tertera adalah "Prof. Dr. Ir. Achmad Soemitro," yang ejaannya berbeda,” ungkapnya.
Dokter Tifa
mengklaim memiliki pengetahuan langsung mengenai ejaan nama ayah Aida karena
mereka merupakan teman semasa SMA di SMA Negeri 2 Yogyakarta. Selain itu, ia juga
menyebut bahwa Aida memiliki hubungan baik dengan Anies Baswedan.
"Dengan
mengenal baik almarhum ayahanda Aida, saya yakin nama yang benar adalah Achmad
Sumitro, bukan Soemitro seperti yang tertulis dalam dokumen lain," ungkapnya.
Sumber ini masih berupa klaim dan belum ada verifikasi resmi dari pihak
UGM atau pemerintah terkait dugaan ini.
Reporter: rso